Senin, 06 Mei 2013

my birthday wedding




malam ini ku buka kembali memoriku
pada sebuah album tentang kisah tujuh tahun yang lalu
masih ku ingat jelas jalan cerita di foto itu

seorang wanita yang tengah berbahagia
memakai gaun biru cantik mempesona
bersanding dengan seorang pria pujaan hatinya
mengucap janji saling setia untuk hidup bersama

iya…. Cinta datang diantara mereka
dalam pencarian panjang saat dewasa tuk temukan pasangan jiwa
tuhan maha tahu segalanya ia mendengar apa yang dipinta
tuhan pertemukan mereka dengan cara tak terduga
ialah aku dan dia

Jumat, 03 Mei 2013

sebuah tanah lapang




yang aku butuhkan hanyalah sedikit tanah lapang
dengan sebuah ayunan dimana aku bisa duduk
dan kakiku mengayun hingga tubuhku serasa terbang di udara
atau sebuah luncuran dimana aku bisa menaiki tangganya
lalu meluncur dan tubuhku mendarat di atas tanah berpasir

yang aku butuhkan hanyalah sedikit tanah lapang
dengan rerumputan yang menghijau dan berpagar tanaman
aku ingin bersahabat dengan alam menyentuh embunnya
berlari tanpa alas kakai menangkap belalang dan mengejar kupu-kupu

yang aku butuhkan hanyalah sedikit tanah lapang
dengan pepohonan yang rindang hingga bisa kupanjat
dan bergelantungan pada dahannya
atau dengan sebuah galah bambu bisa ku rebutkan
layang-layang yang terperangkap

yang aku butuhkan hanyalah sedikit tanah lapang
yang tak beraspal tak berpaving dan tak beratap kanopi
aku tak takut matahari membakar kulitku
aku tak takut kakiku terluka oleh duri
yang aku takutkan adalah ketika sedikit tanah lapang itu sudah tak ada lagi

kekasih pujaan hati




dimalam yang sepi bertemankan sendiri
dengan suara hujan yang jatuh ke bumi
gemeretak meramaikan suasana hati
seolah ada dialog antara aku dan kau yang kurindui

wahai kekasih pujaan hati
tak bisa dipungkiri diri ini tak rela kau pergi
dan diri ini menyadari kau tak kan pernah kembali

birunya langit hanya ada di siang hari
kerlip bintang dan kunang-kunang hanya ada kala malam menjemput mimpi
kau yang kunanti tak bisakah mendengar suara hati

malam semakin dingin hujanpun tak kunjung henti
mendengar rintihan hati yang kian menyayat diri
menggigilkan seluruh nadi menyiutkan nyali
harapku kau kembali mungkinkah hanya angan di dalam hati

Rabu, 01 Mei 2013

Genggam Tanganku Seperti Waktu Itu


Kelak saat engkau dewasa
Bila ada masalah melanda
Akankah kau menjauh dari kita berdua
Ataukah kau akan bercerita kepada ayah bunda
Selayaknya sahabat jiwa

Ingatlah anakku diwaktu kecil dulu

Saat kau mulai belajar melangkahkan kaki
Saat kuberi satu tanganku
Kau masih mencari satu tanganku yang lain
Untuk keseimbanganmu agar kau tak terjatuh

Seperti itulah harapku kepadamu

Genggam tanganku seperti waktu itu
Aku akan selalu disampingmu menemanimu