Aku punya
rasa aku punya cinta
Akanku
genggam ia sekuat tenaga
Mungkin
inikah sejatinya rasa?
Aku tahu,
aku tak kan pernah bisa mendapatkannya
Menyapa,
menatap matanya, menggenggam tangannya
Sampai mati
aku tak kan pernah bisa
Namun aku
tak rela bila rasa ini sirna
Aku juga
tahu bahwa ini adalah sebuah dosa
Tak
seharusnya aku mencinta untuk yang kedua
Tak
seharusnya pula aku menyakiti mereka
Ini jelas
salahku yang terjebak pada rasa
Atau….
mungkinkah ini hanya angan belaka?
Karena
terlanjur mencinta dan tak rela sirna
Lantas ku
piara ia jauh di dasar dada
Bila sepi
mendera ku hadirkan ia tuk temani jiwa
Ku sapa ia
ku ajak bercerita tersenyum bersama
Mungkin aku
gila tapi aku sadar sepenuhnya
Bahwa rasa
itu ada
Berulang
kali ku coba mengusirnya tapi aku tak bisa
Mungkinkah
ini angan belaka ataukah sejatinya rasa?





