Hari itu
masih terlalau pagi buatku
Namun ibuku
sudah membangunkan ku
Memandikanku
lantas menyuapiku
Tidak
seperti biasanya ibu melakukan ini padaku
Saat pagi
menjelang
Ketika semua
saudaraku sudah berangkat sekolah
Ibuku pun
lekas bergegas
Dengan
sebuah tas yang menggantung di bahu kanan
Dan
menggendongku di sebelah kiri
Bergegas
meninggalkan rumah
Berjalan
menyusuri lorong-lorong sempit
Hingga
tibalah pada suatu tempat
Tempat apa
ini?
Sinarnya
begitu terang hingga menyilaukan mataku
Dan kenapa
ada suara-suara yang begitu bising
Owh, kenapa
angin juga begitu panas menyentuh kulitku
Bau apa ini
kenapa tercium sangat menusuk hidungku
Ibu, di mana
aku? tempat apa ini ibu?
Ibu, apa
yang sedang ibu ucapkan
Aku tidak
mendengar ibu sedang menimangku
Ataupun
gurauan yang selalu membuatku tertawa
Apakah ibu
sedang berbicara dengan orang lain
Tapi kenapa
ucapan yang aku dengar selalu sama
Ibu, apa
yang sedang ibu lakukan?
Aku gelisah
tubuhku kegerahan
Entah
mengapa serasa tidak nyaman di pelukan ibuku
Sembari
berjalan kesana kemari
Sesekali
ibuku menepuk-nepuk punggungku menenangkanku
Ibu
berteduhlah sejenak
Aku lelah dan aku ingin tidur sebentarhttp://fiksi.kompasiana.com/puisi/2012/09/26/tanyaku/

.jpg)
.jpg)



