Kurindukan
setetesmu dalam dahagaku
Jika sudah
begini siapa yang bisa ku salahkan
Hujan yang
selalu kuinginkan tak juga datang
Mendung selalu
berlalu tanpa menghiraukan pintaku
Anginpun tak
bersahabat hadirnya semakin membuatku sekarat
Kemana ku
harus mencari setetesmu untuk dahagaku
Sudah terlau
lama aku menunggu dari sekian waktu berlalu
Rindu…
rindu… rindu….. itu yang kurasakan untukmu
Seribu pesan
pun berlalu dan semuanya menjadi beku
Rinai hujan….
datanglah dan basahilah bumi
Sejukmu masih kunanti



0 komentar:
Posting Komentar