Jumat, 11 Februari 2011

Penyair

Penyair adalah orang yang tidak bahagia, kerana betapa pun tinggi jiwa mereka, mereka tetap diselubungi airmata.


Penyair adalah paduan kegembiraan dan kepedihan dan ketakjuban, dengan sedikit kamus.


Penyair adalah raja yang tak bertakhta, yang duduk di dalam abu istananya dan coba membangun khayalan daripada abu itu.


Penyair adalah burung yang membawa keajaiban. Dia lari dari kerajaan syurga lalu tiba di dunia ini untuk berkicau semerdu-merdunya dengan suara bergetar. Bila kita tidak memahaminya dengan cinta di hati, dia akan kembali mengepakkan sayapnya lalu terbang kembali ke negeri asalnya.

(by Kahlil Gibran)

2 komentar:

Arju Bena mengatakan...

Penggambaran tentang seorang penyair yang digambarkan oleh gibran beda yah dengan penggambaran pak Ws Rendra(idolaku).
"Apalah artinya renda2 kesenian, bila tidak ada kepedulian akan derita lingkungan"
"Dan aku bertanya; akan tetapi pertanyaanku terbentur di jidat penyair-penyair salon, yang bersyair tentang anggur dan rembulan; sementara derita ada di sekelilingnya" Ws Rendra

Tapi bagaimanapun, semua syair pasti ada amanat luhur yang terkandung didalamnya. keep write sister :)

beti mengatakan...

iya berbeda sekali,
tapi klo kulihat dari syairnya ws rendra ia mengambil sudut pandang terhadap tema sang penyair
klo yang punyanya khalih gibran dia mengambarkan diri pribadi si penyair

Posting Komentar