mengapakah demikian teman
sungguh teganya dirimu padaku
tuanku telah menghidupkanku kembali
tuanku menjagaku dan merawatku
dikala kutelah sanggup berdiri
walaupun dengan perlahan namun pasti
aku hidup seperti yang tuanku harapkan
namun teman......
mengapakah kau datang padaku
dengan kekuatanmu kau membunuhku perlahan
terasa sakit tubuh ini teman
dan memang ku adalah lebih lemah darimu
ku tak sanggup melawanmu
ku hanya bisa diam dan mematung
hingga kematian datang padaku
maafkan aku tuanku
karena harapanmu mati bersamaku
aku adalah sebatang pohon singkong
dan engkau teman adalah seekor rayap
20 juni 2010


0 komentar:
Posting Komentar