Selasa, 07 September 2010

kemarin

saat hati gundah gulana
saat mulut enggan berucap
saat telinga enggan mendengar
saat mata enggan menatap
saat kaki enggan melangkah
saat tangan enggan meraih
saat semuanya menjadi enggan
kenapa bibir selalu saja bisa tersenyum
apakah itu senyum sesungguhnya
ataukah kepura-puraan
ataukah sebentuk pelarian diri atas keadaan

 12 agustus 2010





0 komentar:

Posting Komentar